Komunikasi Pemasaran> Sebelum melangkah ke pengertian komunikasi pemasaran, ada baiknya terlebih dahulu kita memahami proses komunikasi yang efektif. Menurut Kotler & Keller (2012), terdapat 9 unsur dasar dalam proses komunikasi yang efektif yang harus dipahami pemasar, di antaranya yaitu: sender (pengirim), receiver (penerima), message (pesan), media (media), encoding, decoding, response (respon), feedback (umpan balik), dan noise (gangguan).
Dulu istilah komunikasi pemasaran sering disebut dengan nama periklanan atau promosi, yang telah lebih dulu dikenal secara umum. Namun selama beberapa tahun terakhir komunikasi pemasaran telah menjadi istilah yang disukai kalangan akademisi dan beberapa praktisi untuk menggambarkan semua elemen promosi dari marketing mix yang melibatkan komunikasi antara organisasi dan khalayak sasaran terkait dengan semua hal yang mempengaruhi kinerja pemasaran. (Pickton & Broderick, 2005)
Promosi dan komunikasi pemasaran memiliki definisi yang sama dan dapat saling menggantikan, dimana promosi atau komunikasi pemasaran merupakan salah satu bagian dari bauran pemasaran (marketing mix). Sementara periklanan merupakan bagian dari komunikasi pemasaran.
Menurut Pelsmacker, Geuens, dan Bergh (2007), promosi atau komunikasi pemasaran merupakan instrumen keempat dan paling dapat dirasakan dalam marketing mix. Semua instrumen akan dilibatkan ketika perusahaan berkomunikasi dengan grup target dan pemangku kepentingan dalam mempromosikan produk ataupun perusahaan secara keseluruhan
Kotler dan Keller (2012) mendefinisikan komunikasi pemasaran sebagai sarana yang digunakan oleh perusahaan dalam upaya untuk menginformasikan, membujuk, dan mengingatkan konsumen – baik secara langsung maupun tidak langsung – tentang produk dan merek yang mereka jual .
Komunikasi pemasaran berperan dalam menyuarakan tentang perusahaan dan mereknya, sehingga dapat membangun hubungan dengan konsumen dan akan berimpilkasi terhadap semakin kuatnya loyalitas. Di sinilah peran komunikasi pemasaran dalam menciptakan ekuitas pelanggan.
Perusahaan menggunakan berbagai bentuk komunikasi pemasaran untuk mempromosikan apa yang mereka tawarkan serta mencapai tujuan finansial dan nonfinansial. Secara keseluruhan, kegiatan pemasaran yang menggunakan alat-alat komunikasi meliputi iklan di media massa tradisional dan online, promosi penjualan, signage toko dan point-of-purchase, direct mail, public relations dan publisitas, sponsor dan acara, presentasi oleh tenaga penjual, serta alat-alat komunikasi lainnya, termasuk ke dalam komponen bauran pemasaran (marketing mix) yaitu promosi. (Shimp, 2007)
Berdasarkan pengertian-pengertian di atas, dapat disimpulkan bahwa komunikasi pemasaran termasuk salah satu bagian dalam marketing mix.Komunikasi pemasaran merupakan upaya mempromosikan produk, merek dan perusahaan kepada konsumen serta membangun hubungan dengan konsumen menggunakan berbagai alat komunikasi, guna mencapai tujuan pemasaran perusahaan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar